Membangun Mimpi dari Pertanian Kab.Dairi
Mungkin masih segar dalam ingatan kita,bagaimana kopi sidikalang menjadi ikon internasional dalam sidang umum PBB.kata "Sidikalang" pun pada akhirnya menjadi brand dalam kancah perkopian internasional.Namun,kejayaan itu seolah-olah telah sirna seiring meredupnya kopi komoditas unggulan tersebut,berganti dengan kopi jenis lain yang tentu saja tidak memiliki kualitas rasa yang sama.Apalagi saat ini,pertanian kopi sudah dikelola dengan modern pada sebagian wilayah yang tentu saja perlakuan pupuk kimianya lebih tinggi,sehingga sulit menembus pasar dunia apalagi pasar di masyarakat ekonomi EROPA(MEE) yang sangat ketat dalam masalah kadar kimia suatu produk pertanian.Image kopi sidikalang pun akhirnya semakin tergerus dari masa ke masa yang mengakibatkan ketidakstabilan permintaan yang otomatis berpengaruh kuat terhadap harga.
Sebagai generasi muda kabupaten Dairi,yang berprofesi sebagai petani ataupun pemerhati pertanian kopi Dairi, tentu kita sangat ingin merasakan kesuksesan dan kejayaan dalam sektor pertanian kopi.Menjadi bagian dari sebuah kejayaan adalah impian semua orang,namun jika hal itu tidak didasari dengan pengelolaan yang baik maka saya yakin kedepannya kita akan mengalami hal yang lebih sulit.pengelolaan yang baik adalah adanya suatu pengetahuan mendasar tentang apa sebetulnya yang konsumen inginkan.dengan mengetahui hal itu maka kita akan dapat menciptakan sebuah produk kopi yang berdaya saing tinggi.
Organik,yah itulah yang mereka butuhkan.sebuah produk pertanian yang memiliki kadar kimia rendah akan membantu Marwah kita kembali pulih Dimata konsumen global.dengan konsep kopi organik,produk pertanian kita terlebih komoditi kopi akan memiliki nilai atau standard value yang baik dalam kontestasi global.
Komoditas alpukat organik yang dikelola tradisional.
Komentar
Posting Komentar